Senin, 06 Desember 2010

Bahan Baku

Bahan Baku

Kain merupakan bahan baku utama dalam bidang konveksi, kain yang digunanakan oleh konveksi Bapak Amir biasanya menggunakan jenis kain Herro kain tersebut mempunyai panjang kurang lebih 27 meter dan lebar 1,15 meter,  kain ini biasa dipakai anak sekolah untuk seragam pada umunya,bahan baku tersebut biasnya diperoleh dari suplaier dari Bandung yang biasa mengirim ke daerah cikmpek.Selain bahan baku pokok terdapat juga bahan Baku penunjang seperti :
Ø  Kain Keras Ban ( kain lapisan yang berada didalam kerah )
Ø  Kain Keras busah (kain lapisan buat klep baju/tempat lobang kancing)
Ø  Benang
Ø  Benang Obras
Ø  Bet ( lambang SD, SMP,SMA )

Kain keras ban




Benang


Kain Keras busah
                             
                                        

kancing







Modal awal

Modal Awal
Pada awal usaha konveksi Bapak Amir mengeluarkan Modal Kurang lebih Rp.15,000,000 modal tersebut beasal dari tabunganya sendiri, sebagai modal awal untuk pembelian peralatan sebagai penunjang usaha konveksinya tersebut dalam pembelian peralatan dan bahan baku seperti:
v  Mesin Jahit                                   
v  Mesin Obras                                 
v  Mesin lobang Kancing                  
v  Mesin Potong Kain                                       
v  Bahan Baku                                             
v  Peralatan  Penunjang                       

Sejarah Singkat Konveksi Bapak Amir

Sejarah Singkat Konveksi Bapak Amir
Di jaman yang modern ini kita di tuntut untuk mempunyai suatu keahlian di bidang apapun, tak terkecuali di bidang jahit menjahit. berawal dari punya keahlian menjahit bapak amir mencoba membuka usaha di bidang  konveksi khususnya dibidang menjahit pakaian, usaha ini didirikan kurang lebih 15 tahun yang lalu di daerah Cikampek tepatnya di kampung baru. sebagai tuntutan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya sehari hari,usaha ini dlakukan ketika ia masih berumur 20 tahun dan masih berjalan sampai sekarang dan alhamdulilah sampai sekarang ia mempunyai dua orang pegawi dalam menjalankan usahanya.meskipun sering terjadi pasang surut dalam penjualanya karena semakin banyaknya usaha  yang sama bergerak di bidang konveksi seragam tersebut.Jenis produk yang dihasilkan oleh konveksi Bapak Amir adalah Seragam Sekolah SD, SMP dan SMA.dan setiap harinya konveksi ini menghasilkan kurang lebih 48  potong baju seragam.

KONVEKSI PEMBUATAN SERAGAM SEKOLAH

Home Industri
Home industri berasal  dari bahasa asing yang artinya Home berarti rumah, tempat tinggal, ataupun kampung halaman. Sedangkan industry dapat diartikan sebagai kerajunan, Usaha produk barang dan ataupun perusahaan. Singkatnya, Home Industry (atau biasa dieja/ditulis dengan “ Home Industri”) adalah rumah usaha produk barang atau juga perusahan kecil. Dikatakan perusahaan kecil karena jenis kegiatanya ekonominya di pusatkan di rumah. Pengertian usaha kecil secara jelas tercantum dalam UU No. 9 Tahun 1995, yang menyebutkan bahwa usaha kecil adalah usaha dengan kekayaan bersih paling banyak Rp200 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) dengan hasil penjualan tahunan paling banyak Rp1.000.000.000.
Kriteria lainnya dalam UU No 9 Tahun 1995 adalah: milik WNI, berdiri sendiri, berafiliasi langsung atau tidak langsung dengan usaha menengah atau besar dan berbentuk badan usaha perorangan, baik berbadan hukum maupun tidak. Home Industri juga dapat berarti industri rumah tangga, karena termasuk dalam kategori usaha kecil yang dikelola keluarga. Di sini kami mencoba mengulas tentang usaha kecil milik Bapak Amir usman di daerah  kampung baru-Cikampek yang bergerak di bidang usaha konveksi pembuatan pakaian seragam sekolah SD,SMP dan SMA.